Dinsdag, 19 Maart 2013

1. Sumber Daya Alam

Mykolas mengaku di sektor bisnis inilah akses termudah untuk mengumpulkan uang. Dia menyebut lahan bisnis ini sebagai gelombang pertama untuk mengumpulkan kekayaan. "Indonesia termasuk dalam gelombang pertama ini," ujar dia. Hal ini wajar bila dilihat dari salah satu orang terkaya di Indonesia, Aburizal Bakrie, juga bermain di bisnis ini.
Namun, tidak berarti gelombang ini adalah generasi pertama. Tapi memang ini adalah sektor yang menghasilkan orang untuk bisa menjadi sangat kaya. "Lihat saja di AS yang memang mengalami gelombang pertama terlebih dahulu sehingga bisa menciptakan banyak orang super kaya di masa lalu," ujar Mykolas.
Sumber daya alam ini tak melulu tambang batubara dan mineral lain, namun juga termasuk kelapa sawit dan berbagai hasil bumi lainnya.

2. Industri pengolahan

Setelah tahap SDA, orang akan mulai kreatif dengan mengolah beberapa komoditas. Sebut saja baja atau beberapa produk lain yang lebih kompleks. Sektor ini juga banyak menciptakan orang-orang yang kaya.
Pemilik bisnis pengolahan seperti elektronik, garmen, otomotif, dan bisnis lainnya sudah dipastikan menjadi kaya. "Coba saja cari, siapa yang menjual barang-barang yang ada di rumah Anda. Dia pasti orang kaya," kata dia.


3. Infrastruktur

Sektor lain yang bisa menciptakan orang kaya adalah sektor infrastruktur. Industri ini akan menjadi besar, terutama untuk Indonesia. Karena negara ini butuh infrastruktur yang tidak sedikit. "Bahkan, jika saya mau berbisnis di Indonesia, sektor inilah yang akan saya dalami," kata dia.
Contoh sederhana saja, lanjut dia, jika Anda sadar, di semua negara butuh batako untuk membuat trotoar misalnya. Seseorang pasti menguasai bisnis itu. Pemerintah selalu mengadakan proyek tersebut. Bayangkan berapa uang yang mengalir hanya dari bisnis yang sepertinya sepele.

4. Jasa dan ritel

Kelas menengah yang tumbuh luar biasa menjadi kesempatan untuk orang-orang yang mempunyai modal untuk membuat perusahaan. Di Indonesia yang mempunyai kelas menengah yang sangat banyak, bisa menjadi lahan para orang kaya untuk menumpuk pundi-pundi uangnya.
Bisnis ritel memang tidak mudah. Tapi pasar memang selalu membutuhkan produk-produk jasa dan ritel. "Jika Anda jeli, maka Anda akan bisa menemukan potensi di dalamnya," kata dia. Di sinilah wirausaha yang sebenarnya berbisnis. Contohnya saja makanan, pendidikan. Intinya lihat sebuah komunitas dan temukan apa yang mereka butuhkan di situ.

Geen opmerkings nie:

Plaas 'n opmerking